PERBEDAAN DAN PERBANDINGAN GESEK TUNAI VS TARIK TUNAI DALAM KARTU KREDIT

PERBEDAAN DAN PERBANDINGAN GESEK TUNAI VS TARIK TUNAI 

Disini saya akan membahas PERBEDAAN DAN PERBANDINGAN GESEK TUNAI VS TARIK TUNAI DALAM KARTU KREDIT. Mungkin bagi kalangan awam yang belum mengenal kartu kredit, bingung akan istilah Gesek Tunai (GESTUN) dan TARIK TUNAI dalam kartu kredit. Gestun dilakukan melalui mesin EDC (Electronic Data Capture) sedangkan TARIK TUNAI kartu kredit dilakukan melalui mesin ATM. Gesek Tunai atau biasa disebut GESTUN masih menjadi favorit para pemegang kartu kredit. Inilah sebuah ide kreatif orang indonesia. di negara asalnya saja tidak ada istilah gesek tunai atau gesek kartu hanya untuk diambil uangnya. hebat ya..! Praktek Gestun di larang oleh perbankan dan dianggap praktek ilegal. mengapa gestun dilarang..? nah, itu dia yang banyak dipertanyakan. Keabsahan hukumnya saja tidak ada. Jangankan untuk urusan Gestun, untuk kartu kreditnya sendiri hukumnya masih ngambang. Kalau gak salah sih, kalau mesin gesek kartu kredit EDC (Electronic Data Capture) disalah gunakan bukan untuk pembayaran transaksi biasa, tapi untuk gestun saja, bisa-bisa bank akan mencabut dan menark mesin EDC-nya. dan lucunya, bank penerbit kartu kredit tidak pernah mengajarkan cara menggunakan kartu kredit. Kenapa kalau yang bruknya diberi tahu tapi yang baiknya tidak ya? Bank penerbit selalu menyalahkan nasabah karena kesalahan nasabahnya. Tapi bank sendiri menutupi aib-nya. Tidak mengajari bagaimana menggunakan kartu kredit yang benar.
Wajar saja jika anda lebih memilih gestun dengan bunga 2,5% di banding tarik tunai lewat ATM dengan bunga 4,5%. Selisihnya cukup besar bukan..? Setiap transaksi berselisih 2%. Kalau transaksi Rp. 100 juta, anda bisa menghemat Rp. 2 juta. Lumayan, kan?
PERBANDINGAN GESEK TUNAI VS TARIK TUNAI
PERBANDINGAN GESEK TUNAI VS TARIK TUNAI



nah, jika dibandingkan dengan TARIK TUNAI KARTU KREDIT lewat ATM, pasti akan terlihat kelihaian bank. Dilihat dari segi penggunaan, waktu dan nominalnya, GESEK TUNAI terlihat  lebih superior di banding TARIK TUNAI. Berikut hasil perbandingan gesek tunai (GESTUN) VS Tarik tunai kartu kredit lewat ATM.
Penindakan yang dilakukan oleh bank adalah menarik mesin EDC (Electronik Data Capture) terkait dengan adanya praktek gestun. Tapi hal itu seakan percuma, karena praktek ini sudah menjamur. Bahkan banyaknya penawaran jasa gestun di internet sudah menjadi hal yang lumrah. Yakinkah bank bisa menghentikan praktek gestun? i think that's impossible.
Menurut saya sih praktek gestun tidak akan ada habisnya, mengapa? sepanjang ada permintaan, pasti akan selalu ada jasa pelayanan gesek tunai. Praktek gestun juga bisa membuka peluang usaha jasa gestun. sesungguhnya, gesek tunai bisa menggerakkan ekonomi lho..! lho kok bisa? iya dong, kebanyakan para pebisnis menggunakan jasa gestun agar bisnisnya terus lancar. Banyak pebisnis yang kesulitan modal  yang menggunakan  Gestun untuk bisa mendapatkan Modal buat memulai usaha.

KENAPA PRAKTEK GESTUN DILARANG?
anda pasti bertanya mengapa praktek gestun dilarang? Karena berdasarkan riset, semakin meningkatnya praktek gestun berbanding lurus dengan meningkatnya angka NPL. Oleh karena itulah praktek gestun dilarang. ya itu menurut bank. Tapi dilihat dari segi keuntungan, GESTUN juga menguntungkan pihak bank lho? Karena seddikit banyak bank juga mendapatkan keuntungan dari bunga gesek tunai, sebelum dibagi lagi kepada Visa atau Mastercard.
Satu-satunya cara ampuh menghentikan praktek Gestun adalah dengan menurunkan bunga Tarik tunai. Setidaknya bunga antara gesek tunai dengan Tarik tunai di buat sama. Pilihan bank hanya 2, membebaskan GESTUN atau menurunkan bunga TARIK TUNAI.


SILAHKAN BACA JUGA :